Benteng Bijapur - Arsitektur

Benteng Bijapur adalah benteng yang sangat besar dengan banyak bangunan di dalamnya. Benteng ini dibangun pada tahun 1565 oleh pendiri dinasti Adil Shahi. Ada 96 bastion dengan berbagai desain di dalam benteng. Ruang disediakan di dalam bastion untuk menjatuhkan batu atau meriam. Ruang-ruang ini dikenal sebagaicrenulations dan machicolations. Ada lima gerbang utama benteng dan masing-masing memiliki sepuluh benteng pertahanan. Parit mengelilingi benteng yang dibuat agar musuh tidak bisa masuk ke dalam benteng. Lebar paritnya mencapai 50 kaki.

Gerbang Benteng

Benteng tersebut dapat dimasuki melalui lima gerbang yang terletak di segala arah. Gerbang dengan arahnya adalah sebagai berikut -

  • Gerbang Makka di barat
  • Gerbang Shahpur di barat laut
  • Gerbang Bahmani di utara
  • Gerbang Allahpur di timur
  • Gerbang Fateh di tenggara

Masjid Jamia

Masjid Jamia terletak di arah tenggara benteng. Pembangunan masjid dimulai pada tahun 1565 tetapi tidak dapat diselesaikan. Aula shalat berbaris memiliki lorong yang memiliki kubah dengan sembilan bay. Lorong didukung pada pilar. Masjid ini juga memiliki halaman yang luas dengan tangki air. Masjid ini juga dikenal sebagaiJumma Masjid karena khutbah atau pidato tradisi Islam terkait dibacakan pada setiap hari Jumat.

Daerah yang dicakup oleh masjid adalah 10810m 2 . Masjid berbentuk persegi panjang ini memiliki dimensi 170m x 70m. Ada sembilan lengkungan dan lima lengkungan di dalamnya yang membagi masjid menjadi 45 kompartemen. Ada 2.200 ubin yang diletakkan dalam bentuk sajadah. Ubinnya dibangun oleh Aurungzeb.

Ibrahim Rauza atau Makam Ibrahim

Ibrahim Rauza dibangun pada 1627 dan memiliki kuburan Ibrahim Adil Shah II dan Ratu Taj Sultana, istrinya. Makam tersebut dibangun berupa bangunan kembar dengan ukiran.Malik Sandal, arsitek makam ini, juga dimakamkan di sini. Di dalam makam terdapat masjid dan taman yang saling berhadapan.

Ukuran taman sekitar 140m 2 . Langit-langit makam terbagi menjadi sembilan bujur sangkar yang sisinya melengkung. Ada empat menara, satu di setiap sudut makam. Wisatawan dapat mencapai makam melalui tangga yang disediakan di bawah platform tempat makam itu berada. Masjid di dalam makam tersebut memiliki pintu gerbang yang terbuat dari kayu jati dan dihiasi dengan strip logam.

Mehtar Mahal

Mehtar Mahal dibangun pada tahun 1620 yang gerbangnya dibangun dengan gaya Indo-Saracenic. Ada sebuah masjid yang disebut mahal di dalamMehtar Mosqueyang memiliki tiga lantai. Menara mahal itu diukir dengan deretan angsa dan burung. Mahal memiliki atap datar dan menara memiliki puncak membulat.

Barakaman

Barakaman dibangun pada 1672 sebagai makam Ali Roza. Dulunya, bangunan tersebut dikenal sebagai Ali Roza namun kemudian diubah namanya menjadi Barakaman olehShah Nawab Khan. Barakaman memiliki 12 lengkungan dan dibangun pada masa pemerintahan Shah Nawab Khan. Strukturnya dibangun di atas platform yang ditinggikan dan mencakup area seluas 66m 2 . Lengkungan dibangun dengan menggunakan batu basaltik hitam. Ali Roza, permaisurinya dan beberapa wanita lainnya dimakamkan di makam.

Malik-e-Maidan

Malik-e-Maidan dibangun oleh Ibrahim Adil Shah II setelah battle of Talikota. Strukturnya juga dikenal sebagaiBurj-e-Sherz. Memiliki meriam besar berukuran panjang 4,45m dan diameter 1,5m. Berat meriam adalah 55 ton. Pistol tetap dingin bahkan selama musim panas dan mengeluarkan suara saat diketuk.

Gagan Mahal

Adil Shah I membangun Gagan Mahal atau Heavenly Palacepada tahun 1561. Istana ini memiliki tiga lengkungan di mana lengkungan tengahnya adalah yang terluas. Istana ini memiliki lantai dasar dan lantai pertama yang sekarang sudah hancur. Lantai dasar memiliki aula darbar sedangkan lantai pertama memiliki tempat tinggal pribadi.

Sat Manzil atau Seven Storey

Sat Manzil adalah istana tujuh lantai yang dibangun oleh Ibrahim Adil Shah II pada tahun 1583. Saat ini hanya ada lima lantai yang ada.

Asar Mahal

Asar Mahal dapat ditemukan di sebelah timur benteng dan dibangun pada tahun 1646. Istana ini terhubung ke benteng melalui jembatan. Itu juga digunakan sebagai pengadilan, jadi itu disebutDad Mahal. Itu juga dianggap sebagai tempat suci karena diyakini memiliki dua rambut Nabi Muhammad. Ada empat kolom segi delapan dengan langit-langit berpanel kayu. Wanita tidak diizinkan memasuki istana.

Taj Bawdi

Taj Bawdi dibangun untuk mengenang Taj Sultana yang merupakan istri pertama Ibrahim Adil Shah. II. Bawdi memiliki menara segi delapan yang sayap timur dan baratnya digunakan sebagai rumah peristirahatan.