Soliditas - Operator

Apa itu Operator?

Mari kita ambil ungkapan sederhana 4 + 5 is equal to 9. Di sini 4 dan 5 dipanggiloperands dan '+' disebut operator. Soliditas mendukung jenis operator berikut.

  • Operator Aritmatika
  • Operator Perbandingan
  • Operator Logis (atau Relasional)
  • Operator Penugasan
  • Operator Bersyarat (atau terner)

Mari kita lihat semua operator satu per satu.

Operator Aritmatika

Soliditas mendukung operator aritmatika berikut -

Asumsikan variabel A memiliki 10 dan variabel B memiliki 20, maka -

Tunjukkan Contoh

Sr.No. Operator & Deskripsi
1

+ (Addition)

Menambahkan dua operan

Ex: A + B akan menghasilkan 30

2

- (Subtraction)

Mengurangi operan kedua dari yang pertama

Ex: A - B akan memberi -10

3

* (Multiplication)

Kalikan kedua operan

Ex: A * B akan memberi 200

4

/ (Division)

Bagilah pembilangnya dengan penyebutnya

Ex: B / A akan memberi 2

5

% (Modulus)

Menghasilkan sisa dari pembagian integer

Ex: B% A akan memberi 0

6

++ (Increment)

Meningkatkan nilai integer satu

Ex: A ++ akan memberikan 11

7

-- (Decrement)

Mengurangi nilai integer satu

Ex: A-- akan memberi 9

Operator Perbandingan

Soliditas mendukung operator perbandingan berikut -

Asumsikan variabel A memiliki 10 dan variabel B memiliki 20, maka -

Tunjukkan Contoh

Sr.No. Operator & Deskripsi
1

= = (Equal)

Memeriksa apakah nilai dua operan sama atau tidak, jika ya, maka kondisinya menjadi benar.

Ex: (A == B) tidak benar.

2

!= (Not Equal)

Memeriksa apakah nilai dua operan sama atau tidak, jika nilainya tidak sama, maka kondisinya menjadi benar.

Ex: (A! = B) benar.

3

> (Greater than)

Memeriksa apakah nilai operan kiri lebih besar dari nilai operan kanan, jika ya, maka kondisinya menjadi benar.

Ex: (A> B) tidak benar.

4

< (Less than)

Memeriksa apakah nilai operan kiri kurang dari nilai operan kanan, jika ya, maka kondisinya menjadi benar.

Ex: (A <B) benar.

5

>= (Greater than or Equal to)

Memeriksa apakah nilai operan kiri lebih besar dari atau sama dengan nilai operan kanan, jika ya, maka kondisinya menjadi benar.

Ex: (A> = B) tidak benar.

6

<= (Less than or Equal to)

Memeriksa apakah nilai operan kiri kurang dari atau sama dengan nilai operan kanan, jika ya, maka kondisinya menjadi benar.

Ex: (A <= B) benar.

Operator Logis

Soliditas mendukung operator logika berikut -

Asumsikan variabel A memiliki 10 dan variabel B memiliki 20, maka -

Tunjukkan Contoh

Sr.No. Operator & Deskripsi
1

&& (Logical AND)

Jika kedua operan bukan nol, maka kondisinya menjadi benar.

Ex: (A && B) benar.

2

|| (Logical OR)

Jika salah satu dari dua operan bukan nol, maka kondisinya menjadi benar.

Ex: (A || B) itu benar.

3

! (Logical NOT)

Membalik keadaan logis dari operannya. Jika kondisinya benar, maka operator NOT Logical akan membuatnya salah.

Ex:! (A && B) salah.

Operator Bitwise

Soliditas mendukung operator bitwise berikut -

Asumsikan variabel A memiliki 2 dan variabel B memiliki 3, maka -

Tunjukkan Contoh

Sr.No. Operator & Deskripsi
1

& (Bitwise AND)

Ia melakukan operasi Boolean AND pada setiap bit argumen integernya.

Ex: (A & B) adalah 2.

2

| (BitWise OR)

Ia melakukan operasi Boolean OR pada setiap bit argumen integernya.

Ex: (A | B) adalah 3.

3

^ (Bitwise XOR)

Ia melakukan operasi Boolean eksklusif OR pada setiap bit argumen integernya. Eksklusif OR berarti salah satu operan satu benar atau operan dua benar, tetapi tidak keduanya.

Ex: (A ^ B) adalah 1.

4

~ (Bitwise Not)

Ini adalah operator unary dan beroperasi dengan membalik semua bit di operan.

Ex: (~ B) adalah -4.

5

<< (Left Shift)

Ini memindahkan semua bit di operan pertamanya ke kiri dengan jumlah tempat yang ditentukan di operan kedua. Bit baru diisi dengan nol. Menggeser nilai ke kiri dengan satu posisi sama dengan mengalikannya dengan 2, menggeser dua posisi sama dengan mengalikannya dengan 4, dan seterusnya.

Ex: (A << 1) adalah 4.

6

>> (Right Shift)

Operator Pergeseran Kanan Biner. Nilai operan kiri dipindahkan ke kanan dengan jumlah bit yang ditentukan oleh operan kanan.

Ex: (A >> 1) adalah 1.

7

>>> (Right shift with Zero)

Operator ini seperti operator >>, kecuali bit yang digeser di kiri selalu nol.

Ex: (A >>> 1) adalah 1.

Operator Penugasan

Soliditas mendukung operator penugasan berikut -

Tunjukkan Contoh

Sr.No. Operator & Deskripsi
1

= (Simple Assignment )

Menetapkan nilai dari operan sisi kanan ke operan sisi kiri

Ex: C = A + B akan menetapkan nilai A + B ke dalam C

2

+= (Add and Assignment)

Ini menambahkan operan kanan ke operan kiri dan memberikan hasilnya ke operan kiri.

Ex: C + = A ekivalen dengan C = C + A

3

−= (Subtract and Assignment)

Ini mengurangi operan kanan dari operan kiri dan memberikan hasilnya ke operan kiri.

Ex: C - = A ekivalen dengan C = C - A

4

*= (Multiply and Assignment)

Ini mengalikan operan kanan dengan operan kiri dan memberikan hasilnya ke operan kiri.

Ex: C * = A setara dengan C = C * A

5

/= (Divide and Assignment)

Ini membagi operan kiri dengan operan kanan dan memberikan hasilnya ke operan kiri.

Ex: C / = A ekivalen dengan C = C / A

6

%= (Modules and Assignment)

Dibutuhkan modulus menggunakan dua operan dan memberikan hasilnya ke operan kiri.

Ex: C% = A setara dengan C = C% A

Note - Logika yang sama berlaku untuk operator Bitwise sehingga akan menjadi seperti << =, >> =, >> =, & =, | = dan ^ =.

Operator Bersyarat (? :)

Operator kondisional pertama-tama mengevaluasi ekspresi untuk nilai benar atau salah dan kemudian mengeksekusi salah satu dari dua pernyataan yang diberikan bergantung pada hasil evaluasi.

Tunjukkan Contoh

Sr.No. Operator dan Deskripsi
1

? : (Conditional )

Jika Kondisi benar? Kemudian nilai X: Jika tidak, nilai Y