Studi Lingkungan - Polusi dan Pengendalian

Pencemaran lingkungan atau sekadar pencemaran mengacu pada perubahan yang tidak diinginkan yang terjadi pada komposisi fisik, kimia, dan biologi lingkungan alam yang terdiri dari udara, air, dan tanah. Polusi juga berarti adanya polutan berbahaya di lingkungan yang membuat lingkungan ini tidak sehat untuk ditinggali.

Menurut National Academy of Science, USA (1966), pollution didefinisikan sebagai, “Perubahan yang tidak diinginkan dalam karakteristik fisik, kimia, dan biologi air, udara, dan tanah yang dapat secara merugikan mempengaruhi kehidupan manusia, hewan, dan tumbuhan, kemajuan industri, kondisi kehidupan, dan aset budaya.

Polusi juga dipandang sebagai 'perubahan yang tidak menguntungkan' dalam menopang dan daya dukung lingkungan alam secara keseluruhan atau sebagian besar oleh produk sampingan dari aktivitas manusia. Lingkungan alam memiliki kapasitas yang tertanam untuk mengisi kembali kerugian atau pengurangan konstituennya untuk memulihkannya secara berkelanjutan dan sehat sesuai kebutuhan.

Populasi yang terus bertambah dan evolusi manusia menjadi homo sapiens modern telah menyebabkan urbanisasi yang cepat, industrialisasi, dan peningkatan habitat manusia yang belum pernah terjadi sebelumnya. Semua usaha manusia ini, pada gilirannya, telah melanggengkan deforestasi, hilangnya habitat flora dan fauna, penipisan sumber daya alam dalam skala besar selama beberapa abad terakhir, yang menunjukkan ketahanan alamiah lingkungan. Akibatnya, lingkungan alam terus mengalami pencemaran yang tidak diinginkan.

Polutan

Polutan didefinisikan sebagai segala bentuk energi atau materi atau tindakan yang menyebabkan ketidakseimbangan atau ketidakseimbangan dalam komposisi yang diperlukan dari benda-benda alam seperti udara, air, dll. Polutan menciptakan kerusakan dengan mengganggu proses biogeokimia suatu organisme secara langsung atau tidak langsung.

Polutan mungkin -

  • Natural Pollutants - Pencemar alam disebabkan oleh kekuatan alam seperti letusan gunung berapi dan kebakaran hutan.

  • Man-made Pollutants- Ini mengacu pada pelepasan jumlah gas atau materi berlebih oleh aktivitas manusia. Misalnya, peningkatan jumlah mobil menambah kelebihan karbon monoksida ke atmosfer yang menyebabkan efek berbahaya pada tumbuh-tumbuhan dan kesehatan manusia.

Klasifikasi Polusi

Berbagai jenis pencemaran diklasifikasikan berdasarkan bagian lingkungan yang terpengaruh atau diakibatkan oleh pencemaran tertentu. Setiap jenis polusi memiliki penyebab dan akibatnya sendiri-sendiri.

Jenis utama pencemaran adalah sebagai berikut.

  • Polusi udara
  • Polusi air
  • Polusi suara
  • Polusi tanah atau tanah