Aritmatika Heksadesimal

Sistem Angka Heksadesimal

Berikut adalah ciri-ciri sistem bilangan heksadesimal.

  • Menggunakan 10 digit dan 6 huruf, 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9, A, B, C, D, E, F.

  • Huruf mewakili angka mulai dari 10. A = 10, B = 11, C = 12, D = 13, E = 14, F = 15.

  • Juga disebut sistem bilangan basis 16.

  • Setiap posisi dalam bilangan heksadesimal mewakili pangkat 0 dari basis (16). Contoh - 16 0

  • Posisi terakhir dalam bilangan heksadesimal mewakili pangkat x dari basis (16). Contoh - 16 x di mana x mewakili posisi terakhir - 1.

Contoh

Bilangan Heksadesimal - 19FDE 16

Menghitung Setara Desimal -

Langkah Bilangan Heksadesimal Angka desimal
Langkah 1 19FDE 16 ((1 × 16 4 ) + (9 × 16 3 ) + (F × 16 2 ) + (D × 16 1 ) + (E × 16 0 )) 10
Langkah 2 19FDE 16 ((1 × 16 4 ) + (9 × 16 3 ) + (15 × 16 2 ) + (13 × 16 1 ) + (14 × 16 0 )) 10
LANGKAH 3 19FDE 16 (65536 + 36864 + 3840 + 208 + 14) 10
LANGKAH 4 19FDE 16 106462 10

Note −19FDE 16 biasanya ditulis sebagai 19FDE.

Penambahan Heksadesimal

Tabel penjumlahan heksadesimal berikut akan sangat membantu Anda menangani penjumlahan heksadesimal.

Untuk menggunakan tabel ini, cukup ikuti petunjuk yang digunakan dalam contoh ini - Tambahkan A 16 dan 5 16 . Cari A di kolom X lalu cari angka 5 di kolom Y. Titik di area 'jumlah' tempat kedua kolom ini berpotongan adalah jumlah dari dua angka.

A16 + 516 = F16.

Contoh - Penambahan

Pengurangan Heksadesimal

Pengurangan bilangan heksadesimal mengikuti aturan yang sama seperti pengurangan bilangan dalam sistem bilangan lainnya. Variasi satu-satunya adalah nomor pinjaman. Dalam sistem desimal, Anda meminjam sekelompok 10 10 . Dalam sistem biner, Anda meminjam sekelompok 2 10 . Dalam sistem heksadesimal Anda meminjam sekelompok 16 10 .

Contoh - Pengurangan