Perilaku Konsumen - Signifikansi

Perilaku konsumen mencakup berbagai macam konsumen berdasarkan keragaman dalam usia, jenis kelamin, budaya, selera, preferensi, tingkat pendidikan, tingkat pendapatan, dll. Perilaku konsumen dapat didefinisikan sebagai "proses pengambilan keputusan dan aktivitas fisik yang terlibat dalam mengevaluasi, memperoleh, menggunakan atau membuang barang dan jasa. "

Dengan semua keragaman hingga kelebihan barang dan jasa yang ditawarkan kepada kita, dan kebebasan memilih, orang dapat berspekulasi bagaimana pemasar individu benar-benar menjangkau kita dengan pesan pemasaran mereka yang sangat pasti. Memahami perilaku konsumen membantu dalam mengidentifikasi siapa yang menjadi sasaran, bagaimana menargetkan, kapan menjangkau mereka, dan pesan apa yang akan diberikan kepada mereka untuk menjangkau khalayak sasaran untuk membeli produk.

Ilustrasi berikut menunjukkan determinan perilaku konsumen.

Studi tentang Perilaku Konsumen membantu dalam memahami bagaimana individu membuat keputusan untuk menghabiskan sumber daya yang tersedia seperti waktu, uang, dan tenaga saat membeli barang dan jasa. Ini adalah subjek yang menjelaskan pertanyaan dasar yang dihadapi konsumen normal - apa yang harus dibeli, mengapa harus membeli, kapan harus membeli, dari mana membeli, seberapa sering membeli, dan bagaimana mereka menggunakannya.

Perilaku konsumen adalah proses yang kompleks dan multidimensi yang mencerminkan totalitas keputusan konsumen sehubungan dengan akuisisi, konsumsi, dan pembuangan barang dan jasa.

Dimensi Perilaku Konsumen

Perilaku konsumen bersifat multidimensi dan dipengaruhi oleh hal-hal berikut -

  • Psychologyadalah disiplin ilmu yang mempelajari pikiran dan perilaku. Ini membantu dalam memahami individu dan kelompok dengan menetapkan prinsip-prinsip umum dan meneliti kasus-kasus tertentu. Psikologi memainkan peran penting dalam memahami bagaimana konsumen berperilaku saat melakukan pembelian.

  • Sociologyadalah studi kelompok. Ketika individu membentuk kelompok, tindakan mereka terkadang relatif berbeda dari tindakan individu tersebut ketika mereka beroperasi secara individu.

  • Social Psychologymerupakan kombinasi sosiologi dan psikologi. Ini menjelaskan bagaimana seseorang beroperasi dalam kelompok. Dinamika kelompok memainkan peran penting dalam keputusan pembelian. Pendapat teman sebaya, kelompok referensi, keluarga dan pemimpin opini mereka mempengaruhi individu dalam perilaku mereka.

  • Cultural Anthropologyadalah studi tentang manusia dalam masyarakat. Ini mengeksplorasi perkembangan kepercayaan utama, nilai dan adat istiadat yang diwarisi individu dari orang tua mereka, yang mempengaruhi pola pembelian mereka.