Apa itu citra satelit?
Jawaban
Pencitraan satelit, atau penginderaan jauh, adalah pemindaian bumi dengan satelit atau pesawat terbang tinggi untuk mendapatkan informasi tentangnya. Ada banyak satelit berbeda yang memindai Bumi, masing-masing dengan tujuan uniknya sendiri. Istilah 'citra satelit' mengacu pada sejumlah jenis gambar yang ditransmisikan secara digital yang diambil oleh satelit buatan yang mengorbit Bumi. Selain aplikasi militer, citra satelit digunakan untuk pemetaan, pemantauan lingkungan, survei arkeologi, dan prediksi cuaca. Pemerintah, perusahaan besar, dan lembaga pendidikan memanfaatkan gambar-gambar ini secara maksimal.
Satelit menggunakan berbagai jenis sensor untuk mengumpulkan radiasi elektromagnetik yang dipantulkan dari Bumi. Sensor pasif mengumpulkan radiasi yang dipancarkan Matahari dan dipantulkan Bumi, dan tidak membutuhkan energi. Sensor aktif memancarkan radiasi sendiri, dan menganalisisnya setelah dipantulkan kembali dari Bumi. Sensor aktif memerlukan sejumlah besar energi untuk memancarkan radiasi, tetapi berguna karena dapat digunakan selama musim dan waktu apa pun (sensor pasif tidak dapat digunakan pada bagian Bumi yang berada dalam bayangan) dan karena dapat memancarkan jenis radiasi yang tidak disediakan oleh Matahari.
Citra ini memiliki sejumlah keunggulan. Mereka dapat digunakan untuk melacak sistem cuaca, terutama badai berbahaya seperti angin topan, dengan sangat akurat. Satelit mengelilingi Bumi, sehingga aktivitas pencitraannya dapat diulang dengan mudah. Ini juga memungkinkan area cakupan yang jauh lebih besar dan, karena semua informasi bersifat digital, dapat dengan mudah diintegrasikan dengan perangkat lunak. Dalam beberapa kasus, tutupan awan tidak mempengaruhi hasil.