Apa yang perlu dikatakan?

Apr 29 2021

Jawaban

SwadhaPathak Nov 29 2017 at 01:08

Menyadari dan bersyukur atas momen-momen yang sangat kecil dan menakjubkan dalam hidup kita yang dulu kita anggap remeh. Kita mencoba mencari sesuatu yang besar, meraih yang jauh lebih baik, membandingkan diri dengan orang lain. Namun dalam semua ini, kita lupa bahwa ada kehidupan yang kita jalani setiap hari dan ada banyak hal kecil baik yang terjadi setiap hari yang kita abaikan hanya karena kita memikirkan dan bersedih atas hal-hal yang tidak kita miliki.

Kita telah membuat hidup kita menjadi rumit tanpa alasan yang jelas. Kita tiba-tiba tidak bahagia tanpa alasan yang jelas, karena hal-hal kecil yang buruk terjadi, kita mulai merasa tidak beruntung, karena sedikit kerja keras yang kita lakukan, kita merasa seperti kita harus mendapatkan hasil dengan segera, kita mulai iri pada mereka yang berada di tempat yang lebih baik. Secara keseluruhan, di dunia yang kita ciptakan sendiri ini dengan penuh kesedihan, kita melupakan hal-hal yang paling penting.

Kita lupa berterima kasih kepada Papa (ayah) karena telah memberikan yang terbaik bagi kita dan tidak pernah mengharapkan balasan selain kesejahteraan kita. Kita lupa berterima kasih kepada Maa (ibu) yang membuatkan kita makan malam ketika kita masih setengah mengantuk dan hendak tidur dengan perut lapar. Kita lupa memberikan kasih sayang mereka yang tak bersyarat untuk beberapa saat. Kita lupa berterima kasih kepada Tuhan yang telah menyelamatkan kita dari situasi-situasi buruk yang mereka lindungi dari kita. Yang kita ingat hanyalah apa yang tidak kita miliki.

Luangkan waktu untuk melihat hal-hal baik juga, untuk bersyukur atas semua hal baik yang pernah terjadi. Hidup akan jauh lebih baik dengan perubahan perspektif. :)

AveryRandhil Apr 29 2018 at 05:06

Saya ingin mengepos secara anonim, tetapi sepertinya saya tidak dapat menemukan tombol anonim.

Ibu, putrimu sendiri yang memperkosaku.

Selama 6 tahun, mereka terus menerus melecehkan saya secara seksual dan verbal.

Ibu, aku memakai narkoba yang lebih keras dan pernah overdosis.

Maafkan aku karena telah membuat keputusan yang buruk. Kau tidak akan menginginkan itu terjadi padaku dan jika kau tahu, kau pasti sudah memasukkanku ke panti rehabilitasi.

Ibu, aku pernah ingin bunuh diri dan ingin mengakhiri hidupku.

Aku tidak pernah melakukannya karena aku memikirkan betapa aku bisa menyakiti keluargaku dan teman-temanku, jadi aku tidak pernah mewujudkan pikiranku.

Saya minta maaf atas keputusan yang telah saya buat/akan saya buat.

Aku merasa aku ingin mengeluarkan semua ini dari dadaku.