Keterampilan Presentasi yang Efektif

pengantar

Pernahkah Anda melihat presentasi keynote yang dilakukan oleh Steve Jobs, CEO Apple Inc? Jika sudah, Anda tahu apa artinya memiliki 'keterampilan presentasi yang efektif'. Steve Jobs bukan satu-satunya yang memiliki kemampuan ini, masih banyak lagi.

Masalah dimaksudkan untuk ada dalam organisasi. Oleh karena itu, harus ada proses yang kuat dan alat pendukung untuk mengidentifikasi penyebab masalah sebelum masalah tersebut merusak organisasi.

Jika Anda ingin mengkomunikasikan ide, konsep, atau produk, Anda harus memiliki keterampilan presentasi yang baik agar dapat menarik perhatian audiens dan menjadi pusat perhatian.

Dengan cara ini, Anda mudah mendapatkan dukungan penonton. Audiens dapat berkisar dari teman sekelas kuliah Anda hingga dewan eksekutif perusahaan multinasional.

Ada banyak paket perangkat lunak yang dapat Anda gunakan untuk keperluan presentasi. Tentu saja, tidak wajib menggunakan perangkat lunak untuk presentasi Anda, tetapi efeknya jauh lebih besar bila Anda menggunakan alat semacam itu untuk tujuan Anda. Banyak dari perangkat lunak ini dilengkapi dengan fitur dan fasilitas untuk membuat pengalaman presentasi Anda menjadi mudah dan menyenangkan.

Hanya memiliki ide atau produk untuk dikomunikasikan dan paket perangkat lunak untuk membuat presentasi Anda tidak membuat Anda menjadi presenter yang efektif. Untuk ini, Anda harus mempersiapkan diri Anda terlebih dahulu dan juga harus mengembangkan beberapa keterampilan. Mari kita lihat beberapa petunjuk yang akan membantu Anda menjadi presenter kelas atas.

Panduan Mendesain Presentasi

Desain dan tata letak presentasi berdampak pada bagaimana audiens menerimanya. Oleh karena itu, Anda perlu lebih fokus pada kejelasan presentasi dan konten Anda.

Berikut adalah beberapa poin yang harus Anda pertimbangkan saat mendesain presentasi Anda.

  • Dapatkan tiga tujuan teratas yang ingin Anda capai melalui presentasi Anda. Keseluruhan presentasi harus fokus pada pencapaian tiga tujuan ini. Jika Anda tidak jelas tentang apa yang ingin Anda capai, audiens Anda dapat dengan mudah melewatkan inti presentasi Anda.

  • Pahami siapa audiens Anda. Pikirkan mengapa mereka ada di sana untuk melihat presentasi Anda dan harapan mereka. Pelajari latar belakang penonton sebelumnya jika memungkinkan. Saat Anda melakukan presentasi, pastikan Anda menyampaikan kepada mereka bahwa mereka 'dipilih' untuk presentasi ini.

  • Miliki daftar poin yang ingin Anda komunikasikan kepada audiens Anda, prioritaskan sesuai dengan itu. Lihat apakah ada poin yang sulit dipahami oleh penonton. Jika ada poin seperti itu, potong lagi.

  • Tentukan nada yang ingin Anda gunakan dalam presentasi. Bisa berupa motivasi, informasional, perayaan, dll.

  • Siapkan pidato pembukaan untuk presentasi. Jangan menghabiskan banyak waktu untuk itu.

  • Tunjukkan semua konten secara singkat dan jelaskan sesuai rencana Anda.

  • Adakan sesi tanya jawab (pertanyaan dan jawaban) di akhir presentasi.

Memilih Bahan Presentasi

Saat presentasi Anda didukung oleh materi tambahan, Anda bisa lebih berdampak pada audiens. Laporan, artikel, dan brosur hanyalah beberapa contoh.

Jika presentasi Anda informatif dan banyak data disajikan, membagikan soft copy presentasi Anda adalah ide yang bagus.

Berikut beberapa pedoman materi presentasi:

  • Pastikan Anda memeriksa komputer, proyektor, dan konektivitas jaringan sebelum presentasi. Saya yakin Anda tidak ingin menghabiskan paruh pertama presentasi Anda untuk memperbaiki apa yang ada di depan audiens Anda.

  • Gunakan tata letak yang sederhana namun konsisten. Jangan membebani presentasi dengan gambar dan animasi.

  • Untuk alokasi waktu, luangkan 3-5 menit untuk setiap slide. Setiap slide idealnya memiliki sekitar 5-8 baris peluru. Dengan cara ini, penonton bisa tetap fokus dan meraih poin Anda.

  • Jangan mendistribusikan materi pelengkap sebelum presentasi. Mereka mungkin membaca materi selama presentasi dan melewatkan apa yang Anda katakan. Oleh karena itu, distribusikan materi setelah presentasi.

Pengiriman Presentasi

Menyampaikan presentasi adalah langkah terpenting dari proses tersebut. Di sinilah Anda membuat kontak utama dengan audiens Anda. Perhatikan poin-poin berikut ini agar dapat menyampaikan presentasi yang efektif.

  • Bersiaplah untuk presentasi Anda. Selesaikan tahap perancangan presentasi dan praktikkan beberapa kali sebelum Anda benar-benar melakukannya. Ini adalah bagian terpenting dari presentasi Anda. Ketahui konten presentasi Anda masuk dan keluar. Saat Anda mengetahui presentasi Anda, Anda dapat memulihkan jika terjadi kesalahan.

  • Gunakan contoh yang benar untuk menjelaskan poin Anda. Jika contoh-contoh ini umum bagi Anda dan penonton, itu akan berdampak besar. Gunakan pengalaman pribadi Anda untuk menunjukkan kepada mereka sudut pandang praktis.

  • Bersantai! Tetap rileks dan tenang selama presentasi. Bahasa tubuh Anda cukup penting bagi penonton. Jika mereka melihat Anda tegang, mereka mungkin tidak menerima apa yang Anda katakan. Mereka bahkan mungkin menilai Anda!

  • Gunakan humor dalam presentasi. Gunakan secara alami untuk menyampaikan maksud Anda. Jangan mencoba melontarkan lelucon saat Anda tidak seharusnya melakukannya.

  • Perhatikan detailnya. Ingat pepatah lama; iblis dalam detailnya. Pilih tempat, orang, dan material dengan bijak.

Kesimpulan

Mempresentasikan ide Anda untuk meyakinkan audiens selalu merupakan tantangan.

Setiap presentasi adalah pengalaman baru bagi kita semua. Oleh karena itu, Anda harus merencanakan presentasi Anda jauh-jauh hari.

Perhatikan poin-poin yang kita diskusikan di atas dan patuhi poin-poin itu dalam presentasi Anda berikutnya.

Good luck!