Praktik Terbaik Manajemen

pengantar

Manajemen adalah fungsi inti dari setiap organisasi. Manajemen bertanggung jawab atas kesejahteraan perusahaan dan pemangku kepentingannya, seperti investor dan karyawan.

Oleh karena itu, manajemen haruslah sekelompok individu yang terampil, berpengalaman, dan termotivasi, yang akan melakukan apa pun yang diperlukan untuk kepentingan terbaik perusahaan dan pemangku kepentingan.

Praktik terbaik biasanya merupakan hasil dari manajemen pengetahuan. Praktik terbaik adalah praktik organisasi yang dapat digunakan kembali dan telah berhasil dalam fungsi masing-masing.

Ada dua jenis praktik terbaik dalam organisasi:

  • Internal best practices - Praktik terbaik internal berasal dari upaya manajemen pengetahuan internal.

  • External (industry) best practices - Praktik terbaik eksternal diperoleh perusahaan dengan mempekerjakan staf yang terampil, berpendidikan, dan berpengalaman, serta melalui pelatihan eksternal.

Ada banyak hal yang terkait dengan praktik terbaik manajemen. Mereka dapat dibagi lagi menjadi beberapa sub-domain dalam manajemen, seperti sumber daya manusia, teknis, dll.

Namun dalam artikel singkat ini, kami mengambil manajemen sebagai praktik umum dan tidak akan menguraikan sub-domain yang berbeda.

Area Utama

Terkait praktik terbaik manajemen, kami dapat mengidentifikasi lima area berbeda tempat praktik terbaik dapat diterapkan.

1 - Komunikasi

Manajemen adalah tentang berkomunikasi dengan staf dan klien. Komunikasi yang efektif adalah suatu keharusan dalam hal manajemen yang sukses.

Manajemen harus memiliki seperangkat praktik terbaik yang ditetapkan untuk komunikasi yang jelas dan efektif dari / kepada staf dan klien.

2 - Memimpin dengan Contoh

Rasa hormat adalah sesuatu yang harus Anda peroleh di lingkungan perusahaan. Memimpin dengan memberi contoh adalah cara terbaik untuk melakukan ini. Tentukan dan patuhi kepemimpinan dengan contoh praktik terbaik dan juga pastikan bawahan Anda melakukan hal yang sama.

3 - Menetapkan dan Menuntut Tujuan Realistis

Sasaran yang realistis dapat meningkatkan moral perusahaan. Seringkali, organisasi gagal karena tujuan dan sasaran yang tidak realistis dan tidak dapat dicapai.

Ada banyak praktik terbaik tentang cara menetapkan tujuan dan sasaran, seperti analisis SWAT. Karena tujuan adalah faktor pendorong di belakang organisasi Anda, Anda perlu memanfaatkan setiap praktik terbaik yang mungkin untuk penetapan tujuan.

4 - Gaya Manajemen Terbuka

Ketika gaya manajemen Anda terbuka dan transparan, orang lain lebih menghormati Anda. Selain itu, informasi langsung mengalir dari area masalah ke Anda.

Usahakan untuk selalu mengikuti kebijakan pintu terbuka yang tidak membatasi bawahan Anda untuk datang kepada Anda secara langsung.

5 - Perencanaan Strategis

Ini adalah area praktik terbaik terpenting dalam hal keuntungan jangka panjang bagi perusahaan. Biasanya, orang yang berpengalaman dalam manajemen, seperti Jack Welch, memiliki praktik terbaik mereka sendiri yang berhasil untuk perencanaan strategis perusahaan.

Itu selalu merupakan ide yang baik untuk mempelajari ide-ide seperti itu dari orang-orang luar biasa dan menerapkannya dalam konteks Anda sendiri.

Alat

Ada banyak alat yang dapat digunakan manajer untuk mempraktikkan praktik terbaik manajemen. Berikut adalah beberapa area di mana Anda dapat menggunakan alat tersebut.

Pembandingan

Benchmarking adalah domain itu sendiri. Pembandingan yang akurat membantu Anda memahami kapabilitas perusahaan atau departemen Anda.

Tolok ukur kemudian dapat digunakan untuk mengevaluasi dan menilai kinerja perusahaan Anda.

Peramalan

Peramalan, khususnya, peramalan keuangan adalah fungsi kunci untuk organisasi bisnis. Ada banyak alat seperti lembar harga, perkiraan upaya untuk peramalan yang akurat.

Pemantauan Kinerja

Matriks adalah salah satu praktik terbaik dalam pemantauan kinerja. Selain itu, Anda dapat menentukan KPI tertentu (Indikator Kinerja Utama) untuk mengukur dan menilai kinerja departemen, fungsi, dan orang.

Kami akan melihat KPI secara mendetail di bagian selanjutnya.

Indikator Kinerja Utama (KPI)

Ini adalah cara paling efektif untuk memantau semua aspek organisasi bisnis Anda.

Anda dapat mengatur KPI untuk aspek bisnis apa pun dan mulai memantau kemajuan aspek masing-masing.

Sebagai contoh, Anda dapat menentukan KPI untuk target penjualan dan memantau kemajuannya dari waktu ke waktu. Jika angka penjualan tidak memenuhi KPI, Anda dapat melihat masalah dan memperbaikinya.

KPI yang digunakan bergantung pada domain bisnis Anda. Ketika KPI ditentukan, mereka harus sejalan dengan tujuan bisnis Anda secara keseluruhan.

Kesimpulan

Organisasi dapat mencapai kesuksesan besar dengan menerapkan praktik terbaik manajemen.

Ini adalah salah satu cara untuk memastikan bahwa kesalahan yang sama tidak terulang. Setelah praktik terbaik diperoleh melalui manajemen pengetahuan, praktik tersebut harus didokumentasikan dengan baik dan diintegrasikan ke fungsi yang relevan di perusahaan.

Praktik terbaik harus dimasukkan ke dalam pelatihan perusahaan secara teratur.