Detil
Ambles April: Refleksi Seorang Penjelajah Filosofis — Hari ke-16
Saat saya menjelajahi hutan, saya terpesona oleh detail ke mana pun saya melihat: tetesan air yang tersangkut di dedaunan baru yang segar setelah mandi sore; pembuluh daun yang membusuk, segera tertutup semak saat musim semi menyebar dengan cepat ke seluruh negeri; kualitas seperti burung dari bunga anggrek yang mencolok, merah muda-ungu pucat, baru saja terbuka untuk dilihat; warna yang meningkat setelah badai berlalu; penyebaran warna hijau yang cepat melalui hutan, hanya beberapa saat yang lalu didominasi oleh warna abu-abu; permainan cahaya saat awan bergerak di atas kepala.
Detail hutan, seperti detail hidup kita, bisa tampak luar biasa. Yang mana yang kita fokuskan? Yang mana yang akan kita coba tangkap dengan lensa? Yang mana yang ingin kita bagikan dengan seseorang ketika kita kembali ke rumah? Yang mana yang akan kita simpan di bank memori pribadi kita?
Karena Tuhan ada dalam detailnya, maka setiap detail masuk ke dalam diri kita dan membentuk kita. Kita masing-masing adalah potret dari semua detail dalam hidup kita. Beberapa mendefinisikan kita lebih dari yang lain. Beberapa tersembunyi untuk semua kecuali mereka yang paling mengenal kita. Beberapa menghindari kita, bahkan saat mereka hidup di dalam diri kita. Beberapa dapat dibuang; yang lain kita poles lagi dan lagi, karena menggelitik jiwa kita.
Beberapa pelukis berlama-lama dalam detail, menghabiskan berjam-jam, berhari-hari, berbulan-bulan di atas kanvas yang sama. Yang lain membuat sapuan lebar dan menyerahkan detailnya pada imajinasi pemirsa. Ibu saya adalah salah satunya. Sebagai seorang anak, saya diajari untuk melihat dengan sapuannya yang berani dan lebar, sementara ayah saya mengajari saya detailnya.
Terkadang saya menghibur diri dengan beralih dari mikro ke makro dan kembali lagi. Masing-masing menghasilkan perspektif yang berbeda, dan saya berterima kasih kepada masing-masing atas kontras yang mereka berikan pada hari-hari saya.
Untuk informasi lebih lanjut dari penulis, lihat Child of the Woods: An Appalachian Odyssey .

![Apa itu Linked List? [Bagian 1]](https://post.nghiatu.com/assets/images/m/max/724/1*Xokk6XOjWyIGCBujkJsCzQ.jpeg)



































