Statistik - Pengambilan sampel cluster

Di cluster sampling, kelompok elemen yang secara ideal berbicara, bersifat heterogen dalam kelompok, dan dipilih secara acak. Tidak sepertistratified sampling di mana kelompok-kelompok homogen dan beberapa elemen dipilih secara acak dari setiap kelompok, in cluster samplingkelompok dengan heterogenitas intra kelompok dikembangkan dan semua elemen dalam kelompok tersebut menjadi pan sampel. Sedangkanstratified sampling memiliki homogenitas intra kelompok dan heterogenitas antar kelompok, cluster sampling memiliki heterogenitas intra kelompok.

Contoh

Pengambilan sampel cluster satu tahap

Suatu komite yang terdiri dari jumlah anggota dari departemen yang berbeda memiliki tingkat heterogenitas yang tinggi. Bila dari jumlah panitia tersebut, hanya sedikit yang dipilih secara acak, maka itu kasusone stage cluster sampling.

Pengambilan sampel cluster dua tahap

Jika dari setiap cluster yang telah dipilih secara acak, beberapa elemen dipilih secara acak dengan menggunakan simple random sampling atau metode probabilitas lainnya maka itu adalah a two stage cluster sampling.

Pengambilan sampel cluster multi-tahap

Sampel cluster dapat berupa pengambilan sampel beberapa tahap, ketika pemilihan elemen dalam sampel melibatkan pemilihan di beberapa tahap, misalnya jika dalam survei nasional tentang produk asuransi akan diambil sampel perusahaan asuransi, maka diperlukan pengembangan cluster pada beberapa tahap. .

Pada tahap pertama, cluster dibentuk atas dasar perusahaan publik dan swasta. Pada tahap selanjutnya dipilih sekelompok perusahaan secara acak dari setiap cluster yang dikembangkan sebelumnya. Pada tahap ketiga lokasi kantor dari setiap perusahaan yang dipilih dari mana data akan dikumpulkan dipilih secara acak. Jadi dalam pengambilan sampel multistage, pengambilan sampel probabilitas unit primer dilakukan, kemudian dari setiap unit primer diambil sampel unit pengambilan sampel sekunder dan kemudian tingkat ketiga hingga kita mencapai tahap akhir penguraian unit sampel.