Berikut adalah beberapa alasan Anda mungkin ingin melapisi kembali sofa Anda:
- Anda akan menghemat uang yang akan Anda habiskan untuk perabotan baru atau pelapisan ulang profesional.
- Anda dapat memutuskan dengan tepat seperti apa tampilan sofa Anda.
- Anda dapat menyelamatkan furnitur yang antik atau memiliki nilai sentimental.
Saat Anda memilih kain, pastikan:
- Ini kualitas jok
- Ini tahan noda
- Tidak terlalu kaku (suede dan leather sulit untuk dikerjakan)
- Warna dan polanya cocok dengan furnitur dan dekorasi ruangan.
[sumber: Perbaikan Rumah ]
Anda akan membutuhkan alat-alat berikut:
- Tang hidung jarum
- li>Kain
- mata air
- Bantalan busa
- Mesin jahit
- Besi
- Pistol staples dan staples
Reupholstering rumit dan mungkin memerlukan satu set tangan lagi. Merupakan ide yang baik untuk meminta bantuan teman ketika melakukan proyek ini.
Inilah yang harus dilakukan:
- Periksa kain lama. Perhatikan bagaimana kain dijahit dan ditempelkan ke sofa, terutama di sudut-sudutnya. Buat catatan dan ukuran sehingga Anda tahu berapa banyak kain yang Anda perlukan.
- Lepaskan kain lama. Periksa fondasi, pegas, dan bantalan sofa. Perbaiki atau ganti pegas atau busa jika perlu. Pastikan apakah mungkin dan bermanfaat untuk melapisi kembali sofa. Lepaskan semua staples dengan tang berhidung jarum.
- Beli kain baru, berdasarkan catatan dan ukuran Anda.
- Potong kain sedikit lebih besar dari ukuran yang Anda ukur. Setrika kain.
- Tempelkan kain ke sofa. Mulailah dengan alas, belakang dan samping. Regangkan kain agar rapi dan tidak ada lipatan.
- Jahit penutup untuk bantal sofa. Anda dapat menggunakan ritsleting atau kancing sebagai penutup.
[sumber: Lakukan Sendiri ]
Jika Anda meluangkan waktu dan bekerja secara metodis dan efisien, Anda akan senang dengan hasilnya. Namun, jika Anda menggunakan bahan yang bermasalah atau bentuk sofa yang aneh, Anda mungkin harus memanggil tukang pelapis profesional untuk melakukan pekerjaan itu.