Disebut juga packrat, makhluk ini memiliki kebiasaan mencuri benda-benda mengkilap untuk menambah sarang tongkat, tulang, dan tumbuh-tumbuhannya.
Sarang yang lebih kecil terselip di dalam sarang berdiameter tujuh atau sembilan kaki (2 atau 3 m), yang dapat ditemukan di tebing, luncuran batu, singkapan berbatu, dan di gua-gua dan ngarai.
Tikus kayu berekor lebat memakan sebagian besar materi tanaman hijau, tetapi juga ranting, kacang-kacangan, dan biji-bijian, beberapa di antaranya dapat disimpan di lapisan luar pelindung sarang untuk konsumsi nanti.
Meskipun makhluk ini pada dasarnya terestrial, ia memanjat, menggunakan ekornya untuk keseimbangan, dan kadang-kadang membangun sarangnya di pohon pada ketinggian hingga lima puluh kaki (15 m).
Burung hantu tutul, kucing hutan, dan musang hanyalah beberapa dari predator spesies ini.
Saat waspada, woodrat membuat suara drum yang keras dengan memukulkan kaki belakangnya ke tanah.
Fakta Hewan
Nama : Woodrat Ekor Semak ( Neotoma cinerea )
Famili : Muridae (Tikus)
Rentang : Amerika Serikat Barat dan Kanada
Habitat : Daerah berbatu di pegunungan Arktik dan daerah kering
Makanan : Berbagai vegetasi hijau dan berkayu, serta serangga
Panjang Kepala dan Tubuh : 7 hingga 9 inci (17 hingga 24 cm)
Panjang Ekor : 5 hingga 9 inci (12 hingga 24 cm)
Berat : 7 hingga 21 ons (200 hingga 600 g)
Siklus Hidup : Kehamilan sekitar 35 hari, dua hingga enam anak lahir di musim semi atau musim panas
Deskripsi : Mantel cokelat pedas; bulu pucat di bawahnya; cakar tajam; lebat, ekor seperti tupai
Status Konservasi : Umum
Konten Terkait : Karnaval Corwin — Mamalia Kecil