Emfisema adalah kondisi ireversibel di mana udara terperangkap di paru-paru, sehingga sulit untuk dihembuskan. Emfisema adalah jenis penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), dan penyebab paling umum adalah merokok. Emfisema terjadi ketika kantung udara kecil di paru-paru, tempat oksigen ditransfer ke tubuh, rusak dan akhirnya hancur. Kantung udara, yang disebut alveoli, biasanya berbentuk bulat; saat rusak, mereka mengambil bentuk yang tidak beraturan dan mengembangkan lubang besar di dinding bagian dalamnya. Dinding alveoli adalah tempat transfer oksigen terjadi, dan ketika rusak, oksigen tidak lagi bisa masuk ke aliran darah Anda.
Selain itu, alveolus yang rusak, yang disebut “blebs”, kehilangan serat elastis yang diperlukan untuk menahan alveolus agar udara dapat keluar dari paru-paru saat Anda menghembuskan napas. Sebaliknya, blebs runtuh dan menjebak udara di dalamnya, mencegah Anda bernapas. Ini juga mengurangi volume udara yang dapat ditampung paru-paru Anda karena bleb mengambil ruang paru-paru dengan udara yang terperangkap; ini berarti Anda tidak akan dapat menghirup udara beroksigen yang cukup untuk berfungsi dengan baik. Jadi jika Anda menderita emfisema, Anda akan merasa sesak napas dan mengalami batuk kronis akibat peradangan saluran napas. Anda juga mungkin mengalami sesak dada, kehilangan nafsu makan dan kelelahan.
Perawatan untuk emfisema membantu memperlambat proses penghancuran saluran napas tetapi tidak dapat membalikkannya. Perawatan biasanya melibatkan inhaler untuk membuka saluran udara, oksigen tambahan dan obat lain, termasuk steroid, antibiotik, atau obat refluks. Program rehabilitasi paru dapat membantu Anda untuk tetap aktif dan akan memberi Anda pendidikan tentang cara hidup dengan emfisema.