Dinamakan karena asal Belgia mereka, kubis Brussel bukanlah sayuran hijau yang paling populer. Banyak yang keberatan dengan aromanya yang unik dan terkadang rasanya yang pahit. Namun, jika disiapkan dengan benar, sayuran penangkal kanker ini bisa menjadi lauk yang lezat dan bergizi untuk ikan, tumisan, dan makan malam daging [sumber: Beck ]. Baca tips yang tercantum di bawah ini dan pelajari tentang cara memasak kubis Brussel.
- Merebus Untuk pemakan kalori yang sadar, kubis Brussel adalah pendamping ideal untuk hidangan ikan atau ayam apa pun. Tambahkan kecambah ke dalam panci berisi air mendidih dan masak selama tujuh hingga 10 menit. Rebus satu cangkir air untuk setiap cangkir kecambah. Pastikan untuk tidak terlalu lama memasak kubis Brussel Anda atau mereka akan menghasilkan bau yang menyengat. Sayuran hijau ini akan menambahkan potasium, vitamin K, dan serat ke dalam diet Anda, dan memberi Anda lebih banyak vitamin C daripada jeruk [sumber: Beck ].
- Tumis Goreng Untuk lauk yang kaya dan lezat untuk makan malam liburan Anda, sajikan kubis Brussel tumis. Rebus kecambah sampai keras saat digigit. Kemudian tumis kecambah dengan bawang goreng, jahe, pancetta potong dadu dan bawang putih cincang. Kecambah akan menambah rasa pedas pada pancetta yang creamy dan jahe segar [sumber: BBC ].
- Microwave Hanya karena Anda memiliki hari yang panjang di tempat kerja tidak berarti Anda harus mengorbankan nutrisi untuk kenyamanan. Microwave setengah pon (226,8 gram) kecambah dengan cangkir cairan selama lima menit dengan suhu tinggi. Untuk gigitan beraroma, gunakan kaldu ayam atau sayuran sebagai cairan dan sajikan kubis Brussel dengan ayam atau ikan panggang [sumber: Beck ].
- Memanggang Untuk kecambah yang lebih renyah, cobalah memanggang kubis Brussel. Potong kecambah menjadi dua memanjang dan letakkan dengan sisi rata di atas loyang. Percikkan sedikit minyak zaitun extra-virgin pada kubis Brussel lalu taburi dengan garam, merica, dan rempah-rempah favorit Anda, seperti oregano atau serpih cabai. Panggang kecambah dalam oven pada suhu 400 derajat Fahrenheit (200 derajat Celcius) selama 25 hingga 30 menit [sumber: Beck ].